Kamis, Oktober 17Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

Abrasi Pantai Sasak Mengancam, Bupati Dan DPRD Pasbar Tinjau Lokasi

131 Views

Tampak Bupati Pasbar H. Yulianto, SH. MH (kiri) dan Wakil Ketua DPRD Pasbar Endra Yama Putra, S. Pi (baju biru) bersama tokoh masyarakat di lokasi abrasi pantai sasak, Saptu (12/10/2019). (ist)

PASAMAN BARAT, Kabar60.com – Abrasi pantai terus melanda wilayah Pohon Seribu, Jorong Pondok, Nagari Persiapan Ranah Pasisie Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.

Kondisi Pantai Sasak kian memprihatinkan, pasalnya, akibat abrasi yang mengikis perlahan Pantai Sasak telah mengancam pemukiman warga setempat, karena jarak dari pemukiman warga sudah sangat dekat.

Menurut warga sekitar mengatakan, pemerintah harus segera melakukan penanggulangan, karna kalau tidak, Sasak khususnya wilayah Pondok terancam hilang dari peta.

“Ini sudah lama dan habis terkikis dan hampir setiap tahun habis daratan,” ujarnya.

Untuk itu, kita sangat harapkan tidakan cepat dari pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk mengatasinya. Demi, keselamatan masyarakat.

“Semoga, ancaman abrasi pantai terhadap pemukiman masyarakat ini cepat teratasi oleh pemerintah,” pinta mereka.

Mereka juga menjelaskan, kondisi ini telah terjadi bertahun-tahun dan telah mengikis ratusan meter daratan pantai Sasak. Selama ini abrasi yang menghantam telah menghilangkan ratusan meter pantai. Dalam setiap tahun terakhir, hampir 20 meter wilayah pantai tergerus akibat abrasi.

“Coba dibayangkan, waktu pembangunan tempat ibadah dan WC umum serta kebun yang ada di sekitar pantai itu, jarak dengan gelombang laut masih jauh. Tapi sekarang, WC, kebun dan tempat ibadah sudah tergerus oleh panta,” terang mereka juga.

Masyarakat juga merasa khawatir, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka rumah dan tanah mereka bisa terancam hilang. Kendati demikian, sejauh ini belum ada warga yang mengungsi atau pun memindahkan rumahnya ke tempat yang lebih aman akibat abrasi itu, warga beratahan walaupun perasaan tak nyaman.

Setelah dikonfirmasi Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat, Endra Yama Putra, S. Pi mengatakan, sudah meninjau lokasi abrasi tersebut. Memang sangat memprihatinkan.

“Kita sudah meninjau langsung lokasi abrasi itu bersama Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH. Kita sudah melihat dan sudah mengambil dokumentasinya,” terang Endra Yama Putra, Saptu (12/10/2019).

Ditegaskan Endra Yama Putra, yang juga putra Nagari Sasak itu bahwa, kita DPRD bersama Bupati Pasaman Barat akan mengkoordinasikan persoalan ini dengan instansi terkait, baik di Kabupaten maupun Provinsi hingga pusat.

“Kita akan segera koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta dengan perwakilan kita di DPRD Provinsi Sumatera Barat. Agar, bersama-sama mengajukan ke Pemerintah provinsi dan pusat untuk pembangunannya,” ungkap Endra Yama.

Tindakan ini harus serius, karena menyangkut keselamatan masyarakat. Jadi, kita akan sesegera mungkin melakukan koordinasi. Apalagi, untuk pembangunannya memakai anggaran yang besar.

“Untuk pengaman pantai, harus dibangun pasangan batu gajah atau batu grip. Dan itu harus dana besar, makanya melalui pemerintah provinsi dan pusat,” pungkasnya. (Bisri Batubara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: