Senin, Oktober 26Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

Baru 2 Minggu Menjabat, IPTU. Alfian Nurman. SH Ungkap Kasus Curnak Di Koto Balingka

934 Views

Tampak kedua tersangka curnak setelah ditangkap.

PASAMAN BARAT, Kabar60.com – Baru menjabat 2 (Dua) minggu, Kapolsek Sungai Beremas IPTU. Alfian Nurman. SH berhasil mengungkap kasus pencurian ternak diwilayah hukumnya.

“Insyallah, atas perintah dari Kapolres Pasaman Barat AKBP. Sugeng Hariadi. S. Ik. SH. MH, kasus setahun lalu laporan polisi nomor : LP/ 35/ V/ 2019/ SUMBAR/ RES PB/ SEK SB tanggal 24 mei 2019 tentang perkara Pencurian Hewan Ternak Jenis Sapi, terungkap,” kata Kata IPTU. Alfian kepada Kabar60.com, Selasa (30/6/2020).

Dijelaskan Kapolsek, pemilik sapi tersebut Yahya Siregar, dan diduga dicuri oleh inisial IF bersama kawan-kawannya pada, Jum’at (24/5/2019) sekitar pukul 03.00 Wib di dalam kebun milik Nainggolan dengan alamat Jorong Simpang, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.

“Karena kegesitan dan kegigihan personil dalam menggungkap kasus ini, akhirnya berhasil menangkap IF atau biasa dipanggil Us tersebut dirumahnya, di Jorong Simpang, Nagari Parit pada, Minggu (21/6/2020),” terang Iptu Alfian.

Tersangka IF tegas Iptu. Alfian, merupakan seorang residivis dan buron sejak setahun yang lalu. Dan berhasil ditangkap berdasarkan pada (21/6/2020) sekitar pukul 08.00 Wib dirumahnya.

“Penangkapan IF alias US itu sesuai Sp.Kap/ 07/ VI/ 2020/ Reskrim tanggal 22Juni 2020, dan dilakukan pengembangan dan berhasil kembali melakukan penangkapan terhadap Tsk inisial An D panggilan S di rumahnya di Jorong Silawai Tengah, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat,” lebih dijelaskan mantan Kapolsek Lembah Melintang itu.

Setelah menangkap 2 (Dua) tersangka tersebut lebih tegas Kapolsek, masih terus melakukan pengembangan terhadap 3 (Tiga) tersangka lainnya yang masih buron.

“Terhadap tersangka IF dan AN di terapkan Pasal 363 ayat 1e dan 4 e tentang Pencurian Ternak yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih dengan cara bersekutu dengan ancaman maximal 7 tahun penjara,” tandasnya. (Bisri Batubara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: