Minggu, Agustus 18Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

Camat Guntul Tinjau Guo Lapiang Di Kiawai

172 Views

PASAMAN BARAT, Kabar60.com – Sektor Pariwisata menjadi perhatian serius, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk dikembangkan secara bertahap. Karena, dinilai potensi wisata di Kecamatan Gunung Tuleh, sangat menjanjikan.

“Kita dukung untuk mensukseskan program dan konsep pengembangan wisata Pemkab Pasaman Barat khususnya di Kecamatan Gunung Tuleh. Tentu konsepnya kawasan objek wisata perlu sinergitas dengan Pemerintahan Nagari dan masyarakat agar penataannya lebih baik kedepan,” ungkap Camat Gunung Tuleh, Randy Hendrawan. S. IP. M. Si, Rabu (31/7/2019).

Katanya, konsep pengembangan pembangunan kawasan objek wisata di Kecamatan Gunung Tuleh harus singkron, sehingga bermanfaat bukan hanya bagi Pemkab Pasbar, namun bagi masyarakat tempatan.

“Sebagai objek wisata tujuan bagi masyarakat lokal maupun luar Pasbar nantinya, karena, Kecamatan Gunung Tuleh mempunyai potensi wisata dan kekayaan alam yang bagus,” jelasnya.

Untuk membangun dan menata kawasan objek wisata harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. “Mari duduk bersama, konsep apa yang harus dilakukan, sehingga perlunya dilibatkan instansi terkait, baik kecamatan, Nagari/desa dan dukungan dari elemen masyarakat setempat, karena nanti akan bedampak baik bidang sosial, budaya serta ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Sebagai langkah awal kata Randy, sudah dilakukan peninjauan kelokasi sasaran yaitu Guo Lapiang yang terletak di Jorong Sudirman, Nagari Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh bersama Tim BKSDA Sumatera Barat, Mahasiswa Unand KKN Terpadu dan masyarakat Jorong Sudirman.

“Gunung Tuleh punya Wisata berbeda dengan daerah lainnya ‘Wisata Guo’,” sebutnya.

Semoga dengan kerjasama yang baik, Destinasi Wisata yang ada di Gunung Tuleh, dapat kita kembangkan untuk meningkatkan pendapatan nagari dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat kita.

“Bagaimana kedepannya, agar pengunjung objek wisata, setelah berkunjung mereka akan datang kembali dan terkesan. Namun bila objek wisata tidak tertata bagus, maka pengunjung hanya cukup sekali datang saja. Maka itu perlu sinergitas dan melibatkan pemerintah kecamatan, nagari/desa serta masyarakat setempat,” tuturnya.

Diakuinya, objek wisata di Kecamatan Gunung Tuleh khususnya di Nagari/desa Muaro Kiawai sendiri belum ada objek wisata, benar-benar jadi ikon untuk di lanskip. Tentu kedepan Diharapkan kerjasamanya, sehingga pengembangan objek wisata akan sinkron dan berjalan.

Camat sangat mendukung terhadap pengembangan kawasan objek wisata, karena dengan berkembangnya kawasan objek wisata itu, maka akan berdampak positit terhadap peningkatan penerimaan Pendapatan Asli Nagari (PAN) sektor pariwisata serta ekonomi masyarakat tempatan.

“Karena masyarakat bisa membuka tempat usaha di lokasi objek wisata yang ada kedepan,” tukasnya. (Bisri Batubara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: