Senin, Oktober 26Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

Hukum dan Kriminal

Baju Seragam Sekolah di Labusel Akhirnya Makan Korban

Baju Seragam Sekolah di Labusel Akhirnya Makan Korban

Hukum dan Kriminal, Misteri
Labusel,A�kabar60.com-A�Waswin Lubis PPK Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan diisukan jadi tersangka dalam kasus pengadaan seragam sekolah yang disinyalir merugikan uang Negara Rp 3 Miliar yang dianggarkan dari dana APBD Tahun 2016. "Menurut informasinya seperti itu, bahwa waswin dan rekanan ditetapkan jadi tersangka. Tapi tanyakan saja langsung ke kejaksaan, karena Dinas Pendidikan tidak bisa menetapkan jadi tersangka yang punya wewenang adalah kejaksaan. Dan sampai saat ini, saya belum pernah jumpa kepada yang bersangkutan," kata Sahrul Tanjung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan saat di hubungi melalui telephon selulernya, Kamis (16/11/2017). Sahrul Tanjung berharap kedepannya kepada jajaran Dinas Pendidikan Labusel bekerja sesuai dengan Undang-undang yang
Ini Pengakuan Kades diLabusel Terkait Polemik Bimtek BUMDes

Ini Pengakuan Kades diLabusel Terkait Polemik Bimtek BUMDes

Breaking News, Hukum dan Kriminal
Labusel, Kabar60.com- Pelaksanaan Bimtek BUMDes yang diadakan di hotel Grand Antares Jl. Sisingamaraja No 12 Medan, Sumatera Utara, tanggal 26-29 Oktober silam diduga kuat syarat kepentinganA� Dinas Pemdes (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Labuhanbatu Selatan untuk raup keuntungan untuk kepentingan pribadi. Pasalnya bimtek tersebut tiba-tiba dan terkesan dipaksakan. KepalaDesaPerkebunan Teluk Panji, Wiyono mengatakan sebanyak dua orang pengurus BUMDes yang ikut bimbingan teknis itu dengan dana uang pribadinya sebesar Rp 9 juta. Dengan terpaksa di transfer ke rekening Salman, karena biaya untuk bimbingan tersebut tidak dapat diambil dari dana desa. "Klo tau sebelumnya kami tidak ikut, karena sebelum berangkat Pemdes mengatakan dana untuk bimtek itu bisa diambil dari BUMDes atau
Miryam S Haryani di Vonis 5 Tahun Penjara

Miryam S Haryani di Vonis 5 Tahun Penjara

Hukum dan Kriminal
Jakarta, kabar60.com- Terdakwa kasus pemberi keterangan palsu Miryam S Haryani divonis hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Hakim menyatakan Miryam terbukti bersalah memberikan keterangan palsu di persidangan. "Menyatakan terdakwa Miryam S Haryani telah terbukti secara sah dan bersalah memberikan keterangan tidak benar dalam perkara korupsi," kata ketua majelis hakim Frangky Tambuwun di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017). Majelis hakim menyatakan keterangan Miryam soal merasa ditekan dan diancam penyidik KPK tidak terbukti. Pasalnya saat dikonfrontir dengan 3 penyidik KPK yaitu Irwan, Ambarita Damanik, dan Novel, Miryam diketahui diberikan kesempatan untuk membaca, mengoreksi, memparaf, dan menandatangan...
Polisi Rilis 21 Nama DPO KKB Tembagapura Papua

Polisi Rilis 21 Nama DPO KKB Tembagapura Papua

Hukum dan Kriminal
Timika, Kabar60.com-A�Kepolisian Resor (Polres) Mimika Jumat (10/11/2017) malam merilis 21 nama anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) wilayah Tembagapura yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Achmada Mustofha Kamal mengatakan, ke-21 nama DPO tersebut adalah mereka yang diduga menguasai senjata api dan selama ini melakukan aksi teror penembakan di wilayah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, sejak 17 Agustus hingga 24 Oktober 2017. "Mereka ini dijerat dengan Pasal 340 KUHP, Pasal 187 KUHP, Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 1 Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan dan penggunaan senjata api," ujar Kamal di Papua. Ke-21 orang tersebut saat ini terus diburu aparat kepolisian. Kepolisian memastikan akan m
error: