Selasa, April 7Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

Diduga Ikan Mati Akibat Limbah PKS Di Pasbar, Haryunidra : Kita Masih Menunggu Hasil Laboratorium

552 Views

Poto istimewa

PASAMAN BARAT, Kabar60.com – Adanya dugaan ikan mati akibat limbah Pabrik Kelapa Sawit di Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat berujung ke Laboratorium.

“Iya, air sungai sebagai contoh sudah diantarkan ke Laboratorium di Padang, hasilnya masih menunggu,” kata Kabid Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasaman Barat, Haryunidra. S.K.M kepada Kabar60.com, Rabu (25/3/2020).

Adapun air yang diambil sebagai contoh itu dari Sungai Batang Laping yang diduga aliran dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Bintara Tani Nusantara (BTN).

Dan dari Sungai Batang Pandan yang diduga aliran dari PKS PT. Gunung Sawit Abadi (GSA) Kinali.

Kita berharap, hasil laboratorium ini cepat keluar. Agar, hasilnya bisa diketahui, apakah akibat air limbah PKS atau bukan.

“Kita tunggu dulu hasilnya, agar semua permasalahan ini bisa selesai dan bisa dilakukan tindakan. Karena, tanpa hasil labor kita tidak bisa berbuat apa-apa,” pungkasnya.

Secara terpisah, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Syamsul Bahri, menegaskan agar perusahaan itu harus berhati-hati dalam pengelolaan lingkungan.

“Kita akan pantau terus DLH Pasaman Barat terkait persoalan Limbah PKS di Pasaman Barat ini. Karena, ini menyangkut ekosistem sungai yang akan rusak,” tegas Syamsul.

Kita tidak akan main-main terkait limbah ini, apabila terbukti ikan mati itu akibat limbah kedua PKS itu, maka kita akan bawa persoalan ini ke DPRD Sumbar.

“UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Lingkungan Hidup harus ditegakkan di Sumatera Barat ini. Agar, perusahaan industri baik itu Pabrik Kelapa Sawit maupun yang lainnya mematuhinya dan peduli lingkungan,” lebih tegasnya lagi. (Bisri Batubara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: