Kamis, Desember 12Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

Diduga Lakukan Curanmor, RH Warga Sukaramai Ditangkap Unit Res Polsek Lembah Melintang

208 Views

Tampak tersangka RH bersama BB di Mapolsek Lembah Melintang. (poto Polsek LM)

PASAMAN BARAT, Kabar60.com – Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) kembali diuangkap oleh jajaran Polsek Lembah Melintang, Sabtu (30/11/2019) sekira pukul 10.30 Wib. Pengungkapan ini berdasarkan perintah Kapolres Pasaman Barat AKBP Fery Herlambang, S. Ik.

“Iya, sekarang tersangka atas nama inisial RH (28) warga Jorong Sukaramai, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat sudah diamankan dan dilakukan penyidikan,” ungkap Kapolres Pasaman Barat, AKBP Fery Herlambang, S. Ik melalui Kapolsek Lembah Melintang, IPTU Alfian N, SH kepada Kabar60.com, Sabtu (30/11/2019).

Dijelaskan Kapolsek, RH ditangkap di Jalan lapangan futsal Jorong Kuamang, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.

“RH ditangkap atas dugaan melalukan Curanmor Sepeda Motor Honda Vario warna biru BA 4623 SS dengan LP/198/XI/2019/Sumbar/ResPasbar/Sek Lembah Melintang Tanggal 30 November 2019.

Sebagai kronologisnya lebih dijelaskan Kapolsek, bahwa pada, Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 08.30 Wib, telah terjadi Curanmor Honda Vario BA 4623 SS warna biru dengan Nomor Rangka MH1JFK1E10123647 dan Nomor Mesin JFK1E1012378 atas nama pemiliknya Marni.

“Sebagai TKP nya berada diteras Rumah Jorong Taluk Ambun, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang,” terang Kapolsek.

Sekira pukul 09.30 Wib, anak korban melihat pelaku membuka TNKB sepeda motor tersebut dibengkel inisial ANT di Jorong Parit, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.

“Mungkin karena curiga atau takut, lalu diduga pelaku itu melarikan diri, sementara sepeda motornya tinggal dibengkel tersebut,” pungkas Kapolsek.

Mendapat informasi itu, tim Unit Reskrim Polsek Lembah Melintang bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku.

“Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian lebih kurang Rp. 9.500.000. Sampai saat ini, polisi masih melakukan pengembangan pada kasus Curanmor tersebut,” tegasnya. (Bisri Batubara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: