GP Ansor Sungai Kanan Latih Pemuda Pemulasaraan Jenazah

GP Ansor Sungai Kanan Latih Pemuda Pemulasaraan Jenazah

Labusel, Kabar60.com- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah bagi para kader maupun pemuda dan pemudi di sungai kanan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Pertemuan Desa Ujung Gading, Kecamatan Sungai Kanan, kabupaten Labuhanbatu Selatan, Minggu(21/1) pagi.

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Sungai Kanan, Loyal Hamzah Hasibuan mengatakan, penyelenggaraan ini muncul dari keprihatinan atas langkanya para pemuda andil dalam pengurusan jenazah di tengah masyarakat.

“Pemulasaraan jenazah hanya biasa dilakukan para tokoh agama dan orang tua saja dan jarang pemuda-pemuda yang turun langsung untuk turut memulasara,” kata Loyal Hamzah Hasibuan

Berharap melalui kegiatan ini kader GP Ansor maupun pemuda bisa terjun langsung ikut memulsara jenazah bilamana ada anggota masyarakat yang meninggal dunia.

Pelatihan pemulasaraan jenazah meliputi beberapa kewajiban yang harus dilakukan terhadap jenazah, mulai dari memandikan, mengafani, menshalatkan, hingga menguburkan. Peserta berjumlah lebih kurang 28 orang yang merupakan kader GP Ansor dan pemuda-pemudi setempat.

“Direncanakan kegiatan pemulasaran ini akan dilaksanakan secara bergilir ke desa-desa di wilayah Kecamatan Sungai Kanan,” kata Loyal Hamzah lagi.

Kepala Desa Ujung Gading, Herman Harahap mengapreasiasi kegiatan pemulasaraan yang dimotori GP Ansor Kecamatan Sungai Kanan, “Kegiatan ini sangat bagus karena kita tau sekarang ini pikiran anak muda lain, seperti kurang meminati ajaran agama. Dengan kegiatan ini mereka akan paham begitu pentingnya agama dan dapat selalu melakukan hal-hal positif, dan bisa ambil bagian dalam kegiatan kemasyarakatan, terpenting dalam urusan penyelenggaraan jenazah” kata kades yang akrab disapa Herman ini. (Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: