Kamis, Oktober 17Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

Granat Nanas Dan Peluru Meriam Yang Ditemukan Warga, Diserahkan Ke Gegana Satbrimob Polda Sumbar

238 Views

Tampak tim Gegana Satbrimob Polda Sumbar sedang mengkemas Granat Nanas dan Peluru Meriam tersebut. (hmspol)

SIJUNJUNG, Kabar60.com – Ditemukan diduga barang peninggalan perperangan zaman Belanda, Granat Nanas dan Peluru Meriam, akhirnya diserahkan ke Tim Gegana Satbrimob Polda Sumbar untuk ditangani lebih lanjut, Jum’at (19/9/2019).

Kapolres Sijunjung melalui Wakapolres Sijunjung Kompol Suyanto menjelaskan bahwa, Granat Nanas tersebut ditemukan oleh warga Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung saat membersihkan sampah di belakang pemukimannya pada 3 Agustus 2019 lalu.

Sedangkan Peluru Meriam, ditemukan warga di Batu Manjulur, Kabupaten Sijunjung saat menggali pondasi rumah pada 10 September 2019.

“Kami ucapkan terima kasih dan bersyukur kepada warga yang menemukan benda bersejarah tersebut. Karena, sudah melaporkannya kepada pihak Kepolisian di Wilayah Hukum Polres Sijunjung,” ungkapnya, Jum’at (19/9/2019).

Sesuai prosedur kata Kompol Suyanto, jika ditemukan barang atau bahan peledak, pihaknya harus menyerahkan kepada Tim Gegana Satbrimob Polda Sumbar untuk ditangani lebih lanjut.

“Benda yang ditemukan oleh warga itu sangat berbahaya, karena apabila meledak bisa menelan korban jiwa. Dari itulah, kita lakukan penyerahan ke tim Gegana untuk mmgamankannya,” tandas Kompol Suyanto.

Ditambahkan Kasat Samapta Polres Sijunjung Iptu Asril, dihimbau kepada masyarakat, jika menemukan benda-benda mencurigakan seperti granat, peluru meriam maupun mortir agar segera melapor ke Babinkamtibmas dan Babinsa diwilayah tersebut.

“Kabupaten Sijunjung ini adalah diduga wilayah peperangan saman dahulunya, jadi diperkirakan masih banyak potensi ditemukan benda-benda yang mudah meledak seperti ini,” terangnya..

Sementara, Kanit I Jibom Gegana Satbrimobda Sumbar, Iptu Sukarmono mengatakan, kedua bahan peledak tersebut diketahui dalam kondisi berkarat, namun masih aktif dan dapat menimbulkan ledakan yang bisa menyebabkan korban jiwa.

“Bahan peledak ini akan dibawa ke Satbrimob Polda Sumbar dengan cara dibungkus dengan bom blanket. Untuk dilakukan penanganan selanjutnya disebut disposal atau dengan cara diledakkan nantinya,” kata Iptu Sukarmono. (Bisri Batubara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: