Kamis, September 29Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

Gruduk Kantor Bapati Labusel, PMII Minta Usut Dugaan Jual Beli Jabatan

276 Views

Kabar60.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Labuhanbatu Raya berunjuk rasa di depan kantor Bupati Labuhanbatu Selatan, Jum’at (20/05/2022).

Para Mahasiswa mengecam dugaan maladministrasi dalam proses mutasi jabatan, penempatan ASN, dan dugaan jual beli jabatan yang dilakukan oleh Pemkab Labuhanbatu Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Mereka juga menduga adanya konspirasi tidak sehat dan persekongkolan jahat antara kepala BKD dan oknum mafia jabatan yang ada di lingkaran Pemkab Labuhanbatu Selatan.

Dalam orasinya Kordinator Lapangan Eka Yuliawan meminta Bupati Labuhanbatu Selatan H.Edimin agar segera memberhentikan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Labuhanbatu Selatan, terkait adanya dugaan jual beli jabatan dan memberhentikan orang-orang yang diduga terlibat dalam membeli jabatan tersebut.

“Kami meminta kepada Bupati agar segera memberhentikan Kepala BKD Labuhanbatu Selatan dengan adanya dugaan maladministrasi dan jual beli jabatan,” ucap Eka.

Eka juga menambahkan bahwa adanya pengangkatan pegawai atau ASN yang tidak sesuai dengan pangkat dan golongannya.

Novaldi Hasibuan sebagai Kordinator Aksi mengatakan bahwa apabila aksi mereka ini tidak ada ditanggapi, maka mereka akan melakukan aksi lagi dengan masa yang lebih banyak lagi.

”Jika pada kesempatan ini tidak ada yang menerima aspirasi kami,  maka kami akan melakukan aksi lagi dengan massa yang lebih  besar. Kami berharap agar pihak Pemkab Labuhanbatu Selatan dapat menerima aspirasi yang kami sampaikan ini,” sebut Novaldi.

Setelah beberapa waktu  menyampaikan orasi didepan gerbang Kantor Bupati, Mahasiswa disambut oleh Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Labuhanbatu Selatan Hamkanuddin  Siregar.

Beliau menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa dengan mengatakan akan menyampaikan kepada pimpinannya atas adanya dugaan jual beli jabatan.

Sebelumnya kami mohon maaf atas ketidak hadiran Kepala BKD Labuhanbatu Selatan, karena beliau sedang melaksanakan tugas diluar daerah. Sampai dengan saat ini kami belum ada mendapat informasi  bahwa adanya jual beli jabatan tersebut. Namun meskipun  demikian kami akan menyampaikan  Aspirasi ini kepada atasan kami,” jelasnya.

Usai menggelar aksi didepan pintu gerbang Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan, para pengunjuk rasa dari Mahasiswa PMII Labuhanbatu Raya melanjutkan aksinya ke kantor Kejari Labuhanbatu Selatan setelah usai melaksanakan shalat Jumat dengan tuntutan yang sama. (Red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: