KPU Labusel Bingung Panwaslih Minta APK Ditertibkan

KPU Labusel Bingung Panwaslih Minta APK Ditertibkan

Labusel, Kabar60.com- Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara (Sumut) menyurati Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang.

Menurut Ketua Panwaslih Labusel, Ahmad Hajiddin Harahap bahwa APK tersebut dinilai ilegal karena melanggar Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Ketentuan terkait ukuran alat peraga kampanye terdapat pada pasal 28.

“Sebenarnya spanduk sudah diperbolehkan untuk dipasang, namun itu ada aturan PKPU nya. Spanduk maupun alat peraga kampanye lainnya dibuat KPU Provinsi yang dibagikan ke KPU Daerah, juga zonanya pun ditetapkan oleh KPU, tetapi sampai saat hari ini desain tersebut belum ada dibagikan ke KPUD. Jadi spanduk maupun baliho yang terpasang saat ini ilegal, akan tetapi tindakan kami sebagai pengawas sudah merekomendasikan ke KPU supaya diturunkan,” Kata Ahmad Hajiddin Harahap, Selasa (27/2/2018).

Terpisah, Ketua KPU Labusel, Sumarno membenarkan telah menerima rekomendasi dari pihak Panwaslih terkait penertiban APK yang saat ini terpasang, namun pihaknya bingung dan masih mempelajari dimana letak pelanggarannya.

“Masih menyurati ke Bawaslu, karena kita tidak tau dimana letak pelanggaran yang mereka katakan. Kita masih meminta data-data lagi ke Panwaslu agar APK yang melanggar supaya bisa berkoordinasi dengan Pemkab untuk ditertibkan. Karena sampai sekarang belum ada dikeluarkan SK untuk peletakan APK untuk dipasang oleh tim pasangan calon, dan kami masih mempertimbangkan kembali berdasarkan pengamatan dari Panwaslih yang menyalahi aturan,” kata Sumarno. (Afrizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: