Lagi Indehoy Di Kafe Remang-Remang, 4 Pasangan Ini Di Jaring Polisi

Lagi Indehoy Di Kafe Remang-Remang, 4 Pasangan Ini Di Jaring Polisi

Medan, KABAR60.com – Petugas Polsek Medan Area merazia kafe-kafe mesum di wilayah hukumnya. Hasilnya, empat pasangan bukan suami istri terjaring saat berduan di dalam kafe lesehan Lestari 1 dan Lestari 2 di kawasan Jln Menteng Raya, Medan Denai.

Kapolsek Medan Area, Kompol Jesmi Girsang melalui Kanit Reskrim Iptu P Hutagaol mengatakan, ke empat pasangan itu yakni Ali Husin (37) warga Jln Pertiwi, Medan Tembung dan Roslina (42) warga Jln Bersama Gg Ikhlas.

Kemudian pasangan mesum Hasri Sembiring (25) warga Jln Puyuh, Kel Kenanga, Percut Seituan dan Iin Ferlina (22) warga Jln Garu I, Medan Amplas. M Fikri (20) serta Sriyuni (20). Keduanya warga Jln Bromo Gg Panjang, Medan Area.

Selanjuttnya, pasangan mesum Hotma Parulian (52) warga Jln Letda Sujuono Gg Pisang, Medan Tembung dan Julita Br Silalahi (54) warga Jln Jati III Gg Senggol. Keempat pasangan itu diamankan Rabu (9/5) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Pasangan yang terjaring razia tersebut memiliki latar belakang yang bebeda. Ada janda, duda, wanita bersuami hingga remaja belum menikah. Mereka ini kedapatan sedang mesum di lesehan ukuran satu kali satu meter,” ujar Hugatagol.

Ketika dirazia, kondisi lampu Kafe Lestari 1 dan Lestari 2 remang-remang. Di dalam kafe tersebut dibuat ruang bersekat-sekat seperti kamar 2 super mini Namun petugas tidak mendapatkan barang bukti sepertii kondom dan narkoba, serta lainnya.

“Cuma saja yang kita amankan dari mereka tiga unit kreta, yakni Honda Supra Fit warna hitam BK 3314 UD dan Yamaha Mio warna hiitam BK 4711 AU, serta Satria Fu warna merah BK 4712 AGG. Sejumlah barang bukti ini dipulangkan,” bilangnya.

Namun demikian, dalam razia penyakit masyarakat (pekat) tersebut, kata Hutagaol, pihaknya tidak melakukan penindakan hukum. Namun hanya diberi pembinaan dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Setelah mengikuti rangkaian pemeriksaan, keempat pasangan mesum, kita panggil pihak keluarganya untuk menjamin mereka. Sedangkan pemiliik kafe diimbau agar tidak menyediakan tempat maksiat,” pungkas Kanit Reskrim.(Miswar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: