Kamis, Oktober 17Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

‘Mancaliak Dunsanak’ Program Kapolres Pessel AKBP Cepi Noval, S. Ik Dalam Menjaga Kamtibmas

134 Views

Tampak Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval, S. Ik poto bersama dengan pengurus mesjid dan unsur masyarakat. (R)

PESISIR SELATAN, Kabar60.com – Sejak dilantik sebagai Kapolres Pesisir Selatan (Pessel), AKBP Cepi Noval, S. Ik membuat program berupa ‘Mancaliak Dunsanak’. Program ini untuk menjalin tali silaturrahmi antara Polri dengan masyarakat.

“Dalam program ‘Mancaliak Dunsanak’ ini, kita akan sampaikan pesan-pesan terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas),” ungkap Kapolres Peasel, AKBP Cepi Noval, S. Ik kepada wartawan di Pessel, Jum’at (11/10/2019).

Diterangkan Kapolres AKBP Cepi, bahwa sejak dilantik sebagai Kapolres Pesisir Selatan, sudah dua kali melakukan kunjungan ke mesjid yang ada di Wilayah Hukumnya (Wilkum).

“Dimesjid Raya Painan ini termasuk yang kedua,” kata Kapolres.

Di Mesjid Raya Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, AKBP Cepi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus mesjid dan para tokoh masyarakat serta ulama juga masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih kepada pengurus mesjid dan seluruh unsur masyarakat. Karena, dengan silaturrahmi ini rasa kekeluargaan kita semakin dekat,” ujarnya.

AKBP Cepi juga menyampaikan bahwa, ada empat jenis kejahatan atau perkara yang cukup menonjol di Wilayah Hukum Polres Pesisir Selatan, seperti 3C yaitu Pencurian dengan “Pemberatan( Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Pencurian Sepeda Motor (Curanmor)” serta Asusila, Narkoba dan Lakalantas. 

“Untuk itu, mari kita bersama-sama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dilingkungan kita masing-masing. Demi Pessel aman, damai dan tentram serta sejahtera,” ajak AKBP Cepi.

Untuk menciptakan itu semuanya kata AKBP Cepi, tentu butuh kerja sama yang baik dengan masyarakat. Karena, Polisi tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa peran aktif masyarakat dalam menjaga Kamtibmas.

Sebagai perwira di Polres Pessel, diminta agar menjadi panutan bagi para tahanan yang ada Polres. Seperti melaksanakan shalat 5 waktu didalam sel tahanan. Bertujuan, agar para tahanan mengerti dan paham tentang ajaran agama.

“Dengan dilakukannya ajaran agama berupa shalat berjamaah dengan para tahanan, diharapkan para tahanan bisa sadar dan tidak lagi mengulangi perbuatan yang melanggar dikemuadian hari,” terangnya. (Bisri Batubara/R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: