Kamis, Desember 12Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

Pasbar Pertama Di Sumatera, Urutan Ke Tiga Di Indonesia

130 Views

Tampak Bupati Pasbar H. Yulianto, SH. MM bersalaman dengan Wali Nagari Air Bangis Drs. Efif Syahrial diacara Bimtek dan Sosialisasi Kelengkapan dokumen Nagari Persiapan di Padang. (hms)

PADANG, Kabar60.com – Wali Nagari dan Camat se Kabupaten Pasaman Barat, ikuti kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Klarifikasi Dokumen Kelengkapan Nagari Persiapan se Kabupaten Pasaman Barat di Hotel Bumi Minang, Padang.

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Klarifikasi Dokumen Kelengkapan Nagari Persiapan se Kabupaten Pasaman Barat itu digelar oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) sejak 26 – 28 November 2019.

Saat itu juga, dilaksanakan penandatanganan peta kerja hasil kesepakatan batas seluruh nagari se – Pasaman Barat dan penandatanganan peta batas nagari oleh Bupati Pasbar, H. Yulianto, yang disaksikan langsung oleh Kepala Bidang Pemetaan Batas Wilayah Badan Informasi Geospasial RI, Ir. Eko Artanto, M. Si.

Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Pemetaan Batas Wilayah Badan Informasi Geospasial RI, Ir. Eko Artanto, M. Si menyampaikan bahwa, Kabupaten Pasaman Barat satu-satunya yang sudah menyelesaikan penetapan dan penegasan batas Nagari/Desa di Pulau Sumatera.

Sedangkan untuk seluruh Indonesia, Kabupaten Pasaman Barat berhasil diurutan ketiga dalam penyelesaian peta batas desa.

“Atas kecepatan itu, Pemkab Pasaman Barat diberikan apresiasi. Karena, Kabupaten ini paling komplit dan terbaik diseluruh Indinesia,” ujarnya.

Atas apresiasi itu, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH. MM, mengucapkan terima kasih kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Semoga, apa yang diharapkan masyarakat Pasaman Barat segera terwujud.

“Kita sudah bekerja semaksimal mungkin, demi terwujudnya pemekaran nagari/desa di Kabupaten Pasaman Barat. Karena, saat pelaksanaan dilapangan memang batas nagari/desa itulah yang selalu menjadi kendala. Namun, alhamdulillah semua itu bisa terselesaikan dengan baik,” sebut Yulianto.

Dengan ditandatanganinya surat batas nagari/desa itu kata Yulianto, maka penantian masyarakat akan pemekaran nagari di Kabupaten Pasaman Barat akan terwujud. “Ini adalah hari bersejarah bagi masyarakat Pasaman Barat. Karena, proses penataan nagari se Kabupaten Pasaman Barat akan disampaikan ke Kemendagri untuk diusulkan menjadi nagari defenitif dan mendapatkan kode desa/nagari dari Kemendagri,” pungkasnya. (Bisri Batubara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: