Perolehan Suara di FEBI Dinilai Curang, Mahasiswa Tuntut PSU

Perolehan Suara di FEBI Dinilai Curang, Mahasiswa Tuntut PSU

Padang, Kabar60.com- Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus menggugat hasil Pemilu Raya (PEMIRA) Badunsanak Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang diselenggarakan pada Senin (07/05) Silam.

Gugatan itu didasarkan atas indikasi kecurangan yang terjadi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

Perwakilan Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus Randa Afrizal mengatakan, indikasi kecurangan karena pemilih di FEBI tidak berdasarkan absen dengan tanda tangan.

“Indikasi kecurangan ini dapat dilihat dari situasi bahwa di semua fakultas untuk pemilih menggunakan tanda tangan dalam mengisi absen akan tetapi di FEBI menggunakan hanya dengan tanda ceklis saja”, katanya di ruangan wakil rektor II, Rabu (09/05).

Ia mengatakan, PEMIRA badunsanak di FEBI harus di ulang kembali, pasalnya sistem pemilihan tidak sesuai dengan sistem di fakultas yang lain.

“Terserah bagaimana hasilnya nanti, kita akan menerimanya” tambahnya lagi.

Ketua panitia PEMIRA Badunsanak Tasril, mengakui terjadinya kesalahan pada sistem pemilihan di FEBI. Ia mengaku kesalahan itu dilakukan oleh panitia pengawas.” kami meminta maaf atas kekeliruan ini, namun suara dari FEBI sudah fair dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku”, ucapnya.

Terkait tuntutan itu, ketua senat mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang Fitriyana menegaskan perolehan suara di FEBI tidak bisa diulangi karena ketika perhitungan suara saksi dan pengawas menyetujui hasil suara dari masing-masing Fakultas.

Wakil Rektor bidang kemahasiswaan UIN Imam Bonjol Padang Ikhwan Matondang mengatakan pengulangan PEMIRA Badunsanak ini harus di dasarkan atas keputusan dari kedua pasangan calon (Paslon), karena hak untuk menggugat hanya dari Paslon.

“Apabila dari kedua paslon ada yang tidak setuju dengan hasil permira di FEBI, maka pemungutan suara ulang (PSU) disana akan di ulangi kembali, ” Ujarnya. (Mahmudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: