Selasa, Mei 26Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

PT. PN 4 Batu Sondet Diduga Abaikan Kesepakatan

446 Views

Tampak salah satu kondisi jalan yang rusak. (zk)

PASAMAN BARAT, Kabar60.com – Masyarakat yang berdomisili  di sepanjang jalan penghubung antara Nagari Batahan – Nagari Desa Baru Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat tidak pernah merasakan indahnya kondisi jalan yang mulus. Masyarakat sekitar begitu resah dengan badan jalan yang begitu buruk untuk dilewati. 

Pasalnya, puluhan truck tangki angkutan Cruide Palm Oil (CPO), Karnel dan Cangkang milik PT. PN 4 Batu Sondet, Kabupaten Mandahiling Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara itu membuat kondisi jalan semakin memprihatinkan akibat beban yang ditanggung begitu berat. 

Penduduk yang tinggal di sekitar jalan antara Jorong Kampung – Desa Baru harus menahan segala cobaan, mulai dari datangnya berbagai penyakit akibat debu beterbangan dan jalan buruk.

Masyarakat juga mengkawatirkan keadaan jalan  yang rusak, tersebut, karena itulah akses satu-satunya masyarakat dari Desa Baru menuju ibu kota Kecamatan Ranah Batahan dan dari situ pulalah satu-satunya akses mobil angkutan PT. PN 4 Batu Sondet.Notulen Rapat

Akibat truck tangki dan Fuso berkapasitas di luar kemampuan fisik jalan yang kerap melintas, sepanjang Jalan Kampung Baru – Kampung Mesjid hingga perbatasan dengan Nagari Desa Baru hancur disertai lubang lubang besar.

“Untuk kenderaan roda empat pribadi sudah sulit, karena lobang jalan mengancam, sementara lebar jalan hanya 3.5 meter,” kata Korcam Ranah Batahan LSM Pelindas, Zulkisman, kepada Kabar60.com, Sabtu (18/4/2020).

Sebagai gambaran saja kata Zulkisman, hasil notulen rapat pada Senin (6/4/2020) lalu, bahwa kapasitas angkutan yang lewat hanya 8 Ton, sedangkan kapasitas Tanki CPO minimal 16 Ton. Tentu, karena tidak sesuai kapasitas makanya jalan itu hancur dan diduga abaikan kesepakatan.

“Katanya pihak PT PN 4 bersedia memperbaikinya, namun hingga sekarang belum ada dilaksanakan. Sehingga, masyarakat resah karena jalan banyak lobang mengancam keselamatan,” tandasnya.

Kita berharap, agar Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengingatkan pihak PT.PN 4 agar memperbaiki jalan itu. “Semoga, Pemkab Pasbar melalui Dinas Perhubungan Pasbar menindak lanjutinya,” harap Zulkisman.

Setelah dikonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Pasaman Barat, Rizaldi, melalui telepon genggamnya mengatakan, apa yang diharapkan masyarakat terkait jalan itu akan dikomunikasikan dengan pihak PT.PN 4.

“Kita akan komunikasikan dengan pihak PT.PN 4 sesegera mungkin, walaupun sebelumnya sudah diinformasikan,” tegas Rizaldi. (Bisri Batubara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: