Selasa, September 17Kabar60 | Inspirasi Pembangun Bangsa

Terkait Narkoba, Dua Warga Pasbar Terancam Hukuman Sumur Hidup

3.548 Views

Tampak Kasat Narkoba Polres Pasbar, AKP Alexyis (kanan) bersama anggota saat penangkapan. (hms)

PASAMAN BARAT, Kabar60.com – Dua orang warga Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat diduga terancam pasal 114 Jo 112 UU 35 Tahun 2009 tentang narkotika maksimal hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara.

“Iya benar, ada dua orang warga kinali dengan inisial JE (32) dan AY (25), ditangkap Satres Narkoba Polres Pasbar. Atas penyalahgunaan narkoba jenis sabu,” kata Kapolres Pasaman Barat, AKBP. Iman Pribadi Santoso. S. Ik melalui Kasatres Narkoba AKP. Alexyis didampingi Kasubag Humas Polres Pasbar IPTU. Defrizal kepada Kabar60.com, Selasa (6/8/2019).

Dijelaskan Defrizal, penangkapan itu dilakukan Selasa (6/8/2019) sekitar pukul 04.30 Wib dini hari dirumah kosong, di Pujo Anggang, Jorong VI Koto Selatan, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.

Identitas kedua tersangka, sesuai keterangan mereka bahwa JE (32) warga Sei Balai, Jorong VI Koto Selatan diduga sebagai Bandar dan AY (25) warga Lubuk Karak, Nagari Kinali diduga sebagai Kurir.

Adapun kronologis penangkapannya setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa, kedua tersangka memiliki narkoba Janis sabu. Dengan gerak cepat, tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin langsung Kasatres Narkoba menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Setiba di TKP, Tim Opsnal langsung melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka, dan ditemukan Barang Bukti (BB) pada saku celana belakang sebelah kiri JE,” sebut Defrizal.

Dari pemeriksaan itu, ditemukanlah BB berupa 2 kantong sabu, 4 paket kecil sabu, 1 timbangan digital, 1 handphone Nokia, 1 set alat hisap dan 9 plastic kecil bungkus sabu.

“Setelah dilakukan penangkapan, kedua tersangka diamankan ke Mapolres Pasaman Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Defrizal. (Bisri Batubara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: