Terkuak, Misteri Lubang Raksasa di Great Barrier Reef Australia

Terkuak, Misteri Lubang Raksasa di Great Barrier Reef Australia

Liputan6.com, Queensland –A�SebuahA�lubang raksasaA�berwarna di Great Barrier Reef menjadi hal misterius bagi para penyelam. Namun, baru-baru ini, para ahli geologi dan peneliti berhasil memecahkan rahasia di dalam lubang raksasa itu.

Lubang yang dinamakan Blue Hole tersebut berjarak 200 kilometer (km) dari Pulau Daydream, di timur laut Australia.

Dikutip dariA�Daily Mail,A�Kamis (2/11/2017), sangat sedikit infomasi yang diketahui tentang lubang tersebut. Namun, menurut penelitan terbaru, ternyata lubang itu adalah rumah bagi terumbu karang sehat. Padahal pemutihan karang masih berlanjut di Great Barrier Reef.

Johnny Gaskell, ahli biologi kelautan dari Whitsunday, Australia, membagikan gambar Blue Hole di Instagram miliknya.

“Blue Hole sebelumnya disebutkan oleh para geolog diperkirakan lebih tua dari Great Blue Hole yang terkenal di Belize,” kata Gaskell.

“Lokasi Blue Hole ada di bagian Great Barrier Reef yang jarang sekali dieksplorasi, lebih dari 200 km dari Pulau Daydream,” ia menjelaskan.

“Untuk menuju ke sana, kami harus melakukan perjalanan semalaman lebih dari 10 jam dan ombak sangat bersahabat. Sebuah perjalanan yang sangat berarti!” tulis Gaskell dalam keterangan foto Instagram-nya

Tim penyelam baru meneliti Blue Hole sampai kedalaman 20 meter, sebelum menyentuh sedimen yang perlahan-lahan miring ke arah pusat.

“Sangat bagus untuk melihat koloni karang yang sehat,” tambah Gaskell.

Penemuan karang yang sehat di dalam Blue Hole mengejutkan para ahli, karena pemutihan karang yang luas di Great Barrier Reef terus berlangsung.

Karang diA�Great Barrier ReefA�telah melewati dua peristiwa pemutihan berturut-turut. Pada 2016 dan awal tahun ini, para ahli khawatir sampai kapan karang itu bisa bertahan hidup akibat pemanasan global.

Pemutihan karang dapat berlangsung hingga enam minggu dan akan pulih jika suhu air turun serta perginya ganggang dari sekitar karang. Banyak juga karang yang terkena pemutihan mati dan tertutup ganggang.

Akan tetapi, penemuan karang yang sehat di dalam Blue Hole ini memberikan harapan untuk pemulihan Great Barrier Reef.

Blue Hole adalah lubang di lautan yang meluas dan sangat dalam di bawah permukaan laut. Formasi ini sudah terbentuk sejak zaman es, ketika permukaan laut sedalam 100-120 meter lebih rendah daripada sekarang. Seiring dengan waktu, lelehan es mulai melarutkan tanah batu kapur, membentuk lubang dengan gua-gua besar di bawahnya.

Atap dari gua-gua itu pada akhirnya akan runtuh dan meninggalkan lubang yang dalam.

Saat gletser dari zaman es terus meleleh, lubang dalam di tanah itu akan terisi dengan air lalu membentuk lubang biru yang kita lihat hari ini.

Lubang biru dapat ditemukan di seluruh dunia. Contoh yang paling terkenal adalah Belize’s Blue Hole, dengan luas lebih dari 300 meter (984 kaki) dan kedalaman 125 meter (410 kaki) yang diyakini sebagai lubang terbesar di dunia.A�(Affifa Zahra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: